Translate

Mimpi dibentuk dari imajinasi dan kreativitasmu. Mimpi adalah cerita dari masa lalu atau keinginan yang kuat untuk masa depan. Jangan lelah untuk bermimpi, karena hidup berawal dari mimpi.

Catatan Akhir Sekolah

Masa-masa Ujian Akhir Nasional (UAN) atau Ujian Nasional (UN) untuk SMP/Sederajat dan SMA/Sederajat serta Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) untuk SD/Sedejarat memanglah sudah usai.

Moon Over My Obscure Little Town

Stranger Stranger Someone stranger Standing in a mirror I can’t believe what I see How much love has been taken away from me

Soe Hok Gie - Sebuah Tanya

Akhirnya semua akan tiba pada pada suatu hari yang biasa Pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui. Apakah kau masih berbicara selembut dahulu Memintaku minum susu dan tidur yang lelap? Sambil membenarkan letak leher kemejaku.

Wong Fei Hung, Ternyata Seorang Ulama Muslim

Selama ini kita hanya mengenal Wong Fei Hung sebagai jagoan Kung fu dalam film "Once Upon A Time in China". Dalam film itu, karakter Wong Fei Hung diperankan oleh aktor terkenal Hong Kong, Jet Li. Namun siapakah sebenarnya Wong Fei Hung?

Islam Yang Terasingkan

Ketika ada seorang muslimah yang mengenakan jilbab dengan baik dan benar, sesuai tuntunan syariat Islam, banyak orang merasa heran. Bahkan ada sebagian besar yang menganggapnya aneh. Sebab, di tengah maraknya busana wanita yang mengeksploitasi keindahan tubuh wanita, muslimah yang mengenakan jilbab dengan sempurna tentunya adalah fenomena keanehan. Sebuah keterasingan.

Tampilkan postingan dengan label sekedar curhat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sekedar curhat. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 September 2013

Surat Untuk Tulang Rusukku

Teruntuk tulang rusukku yang kelak menjadi ratu bidadariku
Apa kabarmu, tulang rusukku?
Aku harap kamu masih sabar untuk menunggu kedatanganku untuk menemui ayahmu
Bukan.. Bukan karena aku tak  punya nyali tuk datangi ayahmu saat ini
Aku sedang mempersiapkan bekal terbaik untuk mengarungi lautan kehidupan dengan biduk rumah tangga yang akan kita tempati bersama

Senin, 08 Juli 2013

Tuhan Inilah Proposal Hidupku (dari buku Jamil Azzaini)

Saya adalah spesial karena saya adalah makhluq limited edition yang diciptakan oleh Allah Subhanahu Waa Ta’ala dari pasangan Atikah dan Ondi Wiratma yang dilahirkan ke dunia pada tanggal 12 bulan 12 tahun 1987 dan menjadi anak ke 12 dari 12 bersaudara. Saya adalah seorang guru di sebuah sekolah swasta di Bandung dan pernah memiliki pengalaman sebagai seorang ketua MUKILAS (MPK) atau Musyawarah Perwakilan Kelas yang bertugas untuk memilih ketua OSIS dan Wakil Ketua OSIS di SMK Negeri 1 Cimahi – STM Pembangunan Bandung angkatan 29.
Saya adalah orang yang supel, meski saya tidak begitu mahir bermain bola namun saya begitu menyenangi dunia sepakbola dan seolah mengetahui seluk-beluknya hingga pada 2010, saya pernah menjadi salah satu Sportcaster 4 a Day alias menjadi penyiar berita olahraga selama satu hari di salah satu radio favorit saya saat itu yaitu Radio Paramuda yang saat itu identik dengan olahraga di Program MSV – Morning Sport View.

Jumat, 20 Januari 2012

Jika Semua Orang Menjadi Kaya

Ada sebuah pernyataan yang menarik yang saya dapatkan ketika sedang berbincang-bincang dengan Bapak Ketua RW di daerah saya dan beberapa Bapak-Bapak lainnya. Pernyataan itu muncul pada saat Bapak Ketua RW mencoba mengambil hikmah dari realitas yang ada mengenai adilnya Allah menciptakan dunia secara berpasang-pasangan dan salah satunya dengan adanya orang yang kaya dan orang miskin, dan pernyataan beliau adalah, “Jika semua orang Allah jadikan kaya, lalu siapa lagi yang mau bekerja?”
Pernyataan yang beliau sampaikan secara logika sederhana memang terasa benar karena saat ini kebanyakan manusia bekerja adalah untuk menjadi kaya. Akan tetapi, saya merasa pernyataan itu kurang tepat dengan beberapa alasan : 

1. Jika semua orang Allah jadikan kaya, lalu siapa lagi yang mau bekerja?
Bekerja (mencari nafkah) adalah kewajiban bagi seorang muslim karena mesti menafkahi keluarga yang menjadi tanggung jawabnya, kalau tidak dengan bekerja lalu dengan apa lagi? 

Dari Miqdan r.a. dari Nabi Muhammad Saw, bersabda: Tidaklah makan seseorang lebih baik dari hasil usahanya sendiri. Sesungguhnya Nabi Daud a.s., makan dari hasil usahanya sendiri.” (H.R. Bukhari)
Dari Abu Hurairah r.a., dari Nabi Muhammad Saw: Sesungguhnya Nabi Daud a.s., tidak makan kecuali dari hasil usahanya sendiri.” (HR. Bukhari)
Dari Abu Hurairah r.a., ia berkata: Rasulullah Saw bersabda: Sungguh, seandainya salah seorang di antara kalian mencari kayu bakar dan memikul ikatan kayu itu, maka itu lebih baik, daripada ia meminta-minta kepada seseorang, baik orang itu memberinya ataupun tidak.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Dari Abu Abdullah Az-Zubair bin Al-‘Awwam r.a., ia berkata: Rasulullah Saw bersabda: Sungguh seandainya salah seorang di antara kalian mengambil beberapa utas tali, kemudian pergi ke gunung dan kembali dengan memikul seikat kayu bakar dan menjualnya, kemudian dengan hasil itu Allah mencukupkan kebutuhan hidupmu, itu lebih baik daripada meminta-minta kepada sesama manusia, baik mereka memberi ataupun tidak.” (HR. Bukhari)
Dalam sebuah hadits Rasul saw bersabda: Barang siapa pada malam hari merasakan kelelahan karena bekerja pada siang hari, maka pada malam itu ia diampuni Allah” (Hadits Riwayat Ahmad & Ibnu Asakir )
Rasulullah saw pernah ditanya, Pekerjaan apakah yang paling baik? Beliau menjawab, Pekerjaan terbaik adalah usaha seseorang dengan tangannya sendiri dan semua perjualbelian yang dianggap baik,” (HR Ahmad dan Baihaqi).

2. Jika semua orang Allah jadikan kaya, lalu siapa lagi yang mau bekerja?
Tak pernah saya dengar ataupun lihat bahwa ada orang kaya yang mengganjal perutnya (baca : makan) dengan emas, perak atau uang kertas yang dimilikinya. Orang sekaya apapun makannya tetap dengan nasi, jagung, gandum, sayuran, buah-buahan dan tumbuh-tumbuhan lain. Atau mungkin jika ingin ada yang berlebih maka mereka pun bisa makan ikan, ayam, kambing, domba, sapi, unta atau hewan-hewan lain yang dihalalkan oleh Allah. 
Dan semua tumbuhan serta hewan itu pun tak mungkin tiba-tiba menjadi makanan yang matang tanpa adanya kerja (baca : usaha) untuk membuatnya. Dan tak mungkin pula tumbuhan dan hewan itu bisa didapatkan begitu saja tanpa adanya usaha dari petani, peternak dan nelayan. Oleh karena itu, bekerja bukan hanya sekedar mencari uang dan kekayaan tapi juga untuk memenuhi kebutuhan primer.

3. Jika semua orang Allah jadikan kaya, lalu siapa lagi yang mau bekerja?
Standar dari kata “kaya” sesungguhnya tak pernah jelas karena pembandingnya bisa berubah-ubah bergantung pada objek pembandingnya. Banyak orang yang menjadi Millionaire atau kata orang Indonesia disebut Milyuner pun masih bekerja untuk memperbesar jumlah kekayaannya. Sebagai contoh adalah Grup Bakrie yang perusahaannya banyak dan berada di berbagai bidang. Itu menunjukkan jika meskipun sudah sangat kaya menurut standar saya, akan tetapi mereka tetap bekerja. 
Selain itu, seorang David Beckham, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi serta para pesepakbola terkenal lainnya umumnya saat ini sudah menjadi seorang yang kaya menurut standar saya, dan mereka pun masih tetap bekerja sebagai pesepakbola karena profesi mereka adalah bagian dari hidupnya. Selain itu, mereka bekerja demi investasi masa depan mereka yang entah kapan mereka akhirnya pensiun dari dunia sepakbola.

Dan sebenarnya hikmah yang saya ambil dari adanya orang kaya dan orang miskin di dunia ini bagi saya adalah : JIKA TAK ADA ORANG MISKIN MAKA ORANG KAYA AKAN SULIT MENDAPATKAN PAHALA DARI KEWAJIBAN ZAKAT, INFAK DAN SHADAQAH. Karena yang diperkenankan untuk mendapatkan Zakat, Infak dan Shadaqah adalah orang yang termasuk kategori fakir dan miskin.

Rabu, 16 November 2011

Out Of Facebook

Saat ini ada 2 jenis jejaring sosial yang sedang ngetrend di kalangan pengguna dunia maya. Jejaring sosial tersebut adalah Twitter dan juga Facebook. Saya sendiri merupakan pengguna Facebook yang cukup aktif bahkan mungkin bisa dikatakan addict, karena bisa hampir setiap jam mencoba membuka akun Facebook. Alasan membukanya pun beragam, apakah itu karena saya ingin membuat status, mengomentari status teman, mengirimkan tautan (link) atau membuka berita dari link yang sudah ada.
Ketika pertama kali membuat akun Facebook, alasan yang pertama yang ada dalam benak saya adalah untuk tetap menjaga silaturahmi dengan teman-teman baik yang ada di SMK Negeri 1 Cimahi atau yang ada di SMP Negeri 9 Bandung. Kenapa memilih Facebook dan bukan yang lain? Alasannya adalah karena jejaring sosial yang saya miliki saat itu yang bernama Friendster sudah “tidak laku” dan banyak teman yang meninggalkannya.
Beberapa saat selanjutnya, alasan itu pun berganti. Selain tetap bersilaturahmi dengan kawan-kawan di Facebook, alasan saya untuk tetap aktif di Facebook adalah untuk bermain game online yang disediakan oleh para developer game Facebook, semisal : Farmville, FrontierVille, CityVille, The Sims dan lain sebagainya.
Akan tetapi, saat ini alasan saya untuk tetap membuka Facebook selain bersilaturahmi dengan teman adalah juga untuk mengetahui berita dan lebih up to date dalam dunia sepak bola, dunia Islam dan juga berita sosial politik yang ada di negeri ini.

Senin, 17 Oktober 2011

Kado Tercantik Sebelum Saat Itu

Tak pernah kulihat sebelumnya, kado secantik itu. Entah darimana datangnya, aku tak perduli, karena yang pasti kado itu akan menjadi milikku. Sungguh, aku tak bisa bercerita pada kalian, perasaan yang menderu saat pertama kali ditawari untuk menerima kado tersebut. Sekarang dengan ikhlas sepenuh hati akan menyerahkannya padaku, hari ini.


Melihat bungkusnya yang indah berwarna putih dengan motif bunga-bunga kecil merah jambu, tak salah penilaianku. Kado itu memang teramat cantik. Yang kutahu, tidak hanya hari ini ia terbungkus seindah itu, setiap hari, setiap waktu, selalu terbungkus rapi. Isinya? Jangan pernah tanyakan padaku karena aku -- juga orang lain -- tidak pernah tahu apa dan bagaimana rupa isinya. Jangankan tersentuh, terlihat pun tidak. Terutama oleh orang-orang yang memang terlarang melihatnya. Seistimewa apakah kado itu? Sehingga tak seorang pun pernah melihat kado cantik ini? Dan seistimewa apa diriku ini sehingga seseorang berkenan mempercayakannya kepadaku?

Terbayang dari bungkusnya, yang setiap saat selalu terlihat rapi dan terjaga dengan baik, yang tak tersentuh kecuali oleh yang berhak menyentuhnya, aku yakin, isi dan rupa di dalamnya, jauh lebih cantik dan indah dari bungkusnya. Aku mengerti, kalaulah kado itu mampu sedemikian cantiknya terjaga kulit luarnya, bagaimana lagi aku meragukannya tak senantiasa diperindah rupa dalamnya, juga inti terdalam dari semua isinya, yang sejujurnya, adalah hal terpenting dari semua kecantikan sesuatu. Maaf, aku tak bisa mengajak anda ikut membayangkan indah rupa isinya, dan kalaupun aku tahu anda mencoba melakukannya, sebaiknya anda berhadapan denganku. Kado tercantik itu milikku, akan kujaga ia dan takkan kubiarkan orang lain ikut menikmatinya walaupun hanya sekedar membayangkan.

Ingin sekali kucari pita pembuka kado yang biasanya berwarna merah, agar segera kusingkap isinya. Tapi satu hal yang masih mengganjalku, masih tersisa beberapa saat agar aku benar-benar mendapatkan izin untuk membukanya. Tapi, harus kutunggu pemiliknya, yang menjaganya, dan merawatnya selama ini benar-benar menyerahkannya padaku dalam upacara sakral. Kenapa sedemikian sakral? Sesuatu yang cantik nan indah harus diserahkan dalam koridor keagungan yang suci, itu jawabnya. Tak apalah sebagai satu jalan untuk tetap menyucikan diriku, juga kado cantik itu, wajib kujalani upacara sakral itu.

Aku berjanji, setelah kuterima diharibaanku, kado tersebut akan kujaga, kurawat, kuperlakukan ia agar tetap menjadi kado tercantik, terindah, terbaik, terbagus selamanya. Sampai tak ada lagi yang membuatku harus melirik kado-kado di luar yang terkadang hanya bagus dan cantik bungkusnya saja.

Sumber : Kenapa Harus Pacaran?!?!

Minggu, 16 Oktober 2011

Surat Untuk Calon Istriku, "Tegarlah di tengah Badai"

Oleh Hanif Sang Pemberontak Suci

Assalamu'alaikum warohmatulloh wabarokatuh
Kepada calon istriku yang akan mengandung anak-anaku, mendidik mereka dengan tauhid dan akhlak seperti apa yang dicontohkan Rasulullah SAW dan para penerusnya yang tetap lurus menapaki jalan tauhid dan jihad. Surat ini kutuliskan untukmu agar engkau kelak tidak akan pernah kecewa dan sedih mendapatkan pasangan seperti aku yang penuh dengan kekurangan.

Calon istriku, aku tulis surat ini kepadamu agar engkau lebih mengerti jalan yang akan kita tempuh dan apa yang akan kita tuju sebagai makhluk yang dibebani oleh Allah yang MahaPerkasa di dunia yang tidak kekal ini. Agar kelak kita lebih siap untuk saling memahami, saling mengerti dan mensyukuri setiap apa yang sudah digariskan oleh Allah SWT kepada keluarga kita.

Calon istriku dan calon ibu dari anak-anakku, engkau mungkin sudah tahu jalan apa yang aku tempuh dan kehidupan seperti apa yang aku inginkan. Aku berharap engkau menjadi teman seperjalanan yang menyenangkan dalam dunia ini untuk tetap istiqomah di jalan para Rasul dan para pengikutnya. Selalu menjadikan seruan tauhid sebagai hal yang paling utama dalam hidup dan mengajarkan kepada manusia pentingnya kembali kepada rujukan utama Dien kita, Islam.

Senin, 01 Agustus 2011

Iraha Kawin ?

Kejadian ini saya alami semalam ketika sedang mendengarkan ceramah tarawih, saya mengobrol dengan salah satu sahabat saya sejak kecil. Namanya adalah Yazid Isya. Waktu itu, obrolan saya dengan beliau adalah ketika saya bertanya, “Zid, iraha rek kuliah?” (Zid, Kapan mau kuliah?). Saya bertanya seperti itu karena memang saya dan beliau hanya menamatkan sekolah sampai SMA/Sederajat dan tidak sampai kuliah.

Beliau pun menjawab, “Sir, ayeuna mah saya teu mikiran kuliah. Tapi keur mikiran hayang boga budak.” (Sir, sekarang saya tidak memikirkan kuliah. Tapi lagi memikirkan ingin punya anak.)

Beliau pun melanjutkan dengan bertanya, “Ayeuna didinya rek iraha (boga budak?)” (Sekarang kamu kapan mau (punya anak?)).

Saya pun hanya menjawab sambil tertawa terpaksa, “Tong boro boga budak, nikah na oge acan.” (Jangankan punya anak, nikahnya aja belum).

*** ***

Jumat, 08 Juli 2011

Catatan Akhir Sekolah

Masa-masa Ujian Akhir Nasional (UAN) atau Ujian Nasional (UN) untuk SMP/Sederajat dan SMA/Sederajat serta Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) untuk SD/Sedejarat memanglah sudah usai. Nilai hasil Ujian Nasional yang dahulu dikenal dengan sebutan NEM sudah diketahui dan dibagikan pada para siswa beserta Surat Keterangan Kelulusan-nya. Akan tetapi, Tahun Ajaran (T.A) 2010-2011 meninggalkan banyak cerita bagi Dunia Pendidikan di Indonesia pada umumnya dan pada saya sendiri khususnya.

Cerita pertama yang hadir di T.A 2010-2011 dimulai dengan perubahan kriteria kelulusan siswa. Jika pada T.A sebelumnya, kelulusan siswa dinilai 100% dari Hasil Ujian Nasional dan Sekolah tidak punya kewenangan meluluskan siswa yang Nilai Ujian Nasionalnya di bawah nilai yang ditentukan Pemerintah meskipun siswa itu adalah siswa yang sangat berprestasi di sekolahnya. Dan pada T.A ini, kelulusan tidak hanya berdasar pada Nilai Ujian Nasional saja akan tetapi juga dari Nilai Raport siswa selama 2,5 tahun ke belakang dengan prosentase 40% Nilai Sekolah yang diambil dari Nilai Raport dan 60% diambil dari Nilai Ujian Nasional. Itu artinya sekolah memiliki kewenangan meluluskan siswanya yang memiliki Nilai di bawah standar pemerintah.

Jumat, 11 Februari 2011

Allah Maha Tahu

Jika engkau merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yang sia-sia, Allah tahu betapa keras engkau berusaha.
Ketika engkau sudah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa pedih, Allah sudah menghitung air matamu.
Jika engkau pikir bahwa hidupmu sedang menunggu sesuatu dan waktu serasa berlalu begitu saja, Allah sedang menunggu bersamamu.
Ketika engkau merasa sendirian dan teman-temanmu terlalu sibuk untuk menelepon, Allah selalu berada di sampingmu.
Ketika kau pikir bahwa kau sudah mencoba segalanya dan tidak tahu hendak berbuat apalagi, Allah mempunyai jawabannya.
Ketika segala sesuatu menjadi tidak masuk akal dan kau merasa tertekan, Allah dapat menenangkan.
Jika tiba-tiba kau melihat jejak harapan, Allah sedang berbisik padamu.
Ketika segala sesuatu berjalan lancar dan kau merasa ingin mengucap syukur, Allah telah memberkahimu.
Ketika sesuatu yang indah terjadi dan kau dipenuhi ketakjuban, Allah tersenyum padamu.
Ketika kau memiliki tujuan dan mimpi untuk digapai, Allah sudah membuka matamu dan memanggil namamu.
Ingatlah, bahwa dimanapun kau berada dan kemanapun kau menghadap, Allah Maha Tahu!

Rabu, 21 April 2010

Wanita Tak Perlu Emansisapi

21 April... yang diingat pertama kali oleh wanita negeri ini tentang 21 April adalah Hari Kartini. Dan dimana Hari Kartini ini dianggap sebagai tonggak kebangitannya Emansipasi Wanita atau Emansisapi Wanita (Entahlah... saya juga tak tahu masalah yang seperti itu.) Emanisapi Wanita ini selalu didegung-degungkan oleh Kaum Feminis yang selalu menginginkan persamaan dalam segala hal dengan para pria.

Jujur, buat saya yang merupakan seorang lelaki, persamaan antara laki-laki dan wanita tidak akan pernah ditemukan. Semua sudah memiliki kodratnya masing-masing. Dan kodrat itu tidak akan pernah berubah walaupun sampai akhir zaman. Dan sudah menjadi kodrat pula jika seorang lelaki adalah pemimpin bagi wanita, dan wanita adalah makmum bagi seorang laki-laki.

Hal ini sesuai dengan firman-Nya dalam QS. An Nisaa' ayat 34 :
artinya :
"Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita,....."

Selasa, 20 April 2010

Cepat Sembuh, Kawan!

Cepat sembuh sahabat!
Awal Tahun 2010, saya mendapat kabar yang mengejutkan yaitu tentang nasib salah seorang sahabat saya (Mr.E) di STM yang sempat dirawat di Rumah Sakit karena mengidap sebuah penyakit yang baru saya tahu, yaitu Leukemia atau kanker darah. Jujur, saya benar-benar merasa terkejut karena selama sekolah di STM, saya tidak pernah tahu jika beliau mengidap penyakit itu.

Mungkin saya tidak tahu itu karena saya tidak satu kelas dengan beliau. Kami (saya dan beliau) mulanya satu gugus ketika Masa Orientasi Siswa (MOS), kemudian setelah MOS selesai kami pun berpisah kelas dan jurusan. Saya berada di jurusan Instrumentasi Industri dan beliau di jurusan Listrik Industri. Kami pun bertemu kembali di ekskul Kesenian yang dimana pada tahun itu (2002) baru membentuk dirinya, dan angkatan kami adalah angkatan yang pertama sekaligus angkatan perintis. 4 tahun hidup di STM yang sama dengan ekskul yang sama, membuat kami (saya, beliau dan teman-teman ekskul kesenian yang lain) merasa bahwa kami benar-benar sahabat sejati. Karena begitu banyak cerita yang tersimpan dalam ekskul itu.

Kembali ke masalah penyakit Leukemia yang diderita oleh sahabat saya. Setelah saya mendengar kabar itu, saya langsung mencoba menghubungi Mr. A yang menjadi sahabat dekat Mr. E untuk memastikan kabar tersebut. Dan ternyata memang benar! Saya pun berencana menjenguk beliau, dan akhirnya saya memiliki kesempatan untuk menjenguk beliau. Dan Alhamdulillah, saat itu kondisi beliau sudah cukup membaik daripada keadaan sebelumnya karena beliau sudah bisa melihat saya dengan cukup jelas walaupun masih ada blindspot (titik hitam) dalam pandangannya. Beliau pun bisa mendengar saya dengan cukup jelas, walau jarak antara kami sekitar 1 meter. Saya pun pulang ke rumah dengan keadaan cukup tenang karena kondisi beliau yang cukup membaik.

Jumat, 16 April 2010

Korupsi Kecil-Kecilan...

Damri : moda transportasi rakyat.
Hampir seminggu sekali, saya selalu menggunakan Bus Damri.  Begitu banyak cerita yang tersaji di dalam Bus itu. Di Kota Bandung, ada 2 tipe Damri yang selalu menjelajah kota Bandung, yaitu Bus Damri Ekonomi dan Bus Damri AC. Dan perbedaan tarif harga antara 2 Bus ini hanya Seribu Dua Ratus Rupiah. Jika Bus Damri Ekonomi jauh-dekat tarifnya hanya Rp 1.800,- sedangkan Bus Damri AC jauh-dekat tarifnya Rp 3.000,-.

Jujur, saya lebih nyaman menggunakan Bus Damri AC. Walaupun terkadang lebih banyak Bus DAMRI AC yang AC nya itu seperti kipas angin dalam ruangan tapi kenyamanan itu tak bisa tergantikan.
Karena dalam bus AC itu satu hal yang pasti yang tak ada di dalamnya yaitu : Rokok! Sudah menjadi hal yang lumrah jika dalam ruangan ber-AC kita tidak diperbolehkan untuk merokok. Dan itulah kenyamanan yang cukup pantas untuk tarif 3000 Rupiah dalam Bus AC.

Rabu, 14 April 2010

The SMS....

Kata-kata ini saya dapatkan dari seorang teman yang saat itu baru saya kenal yang memberikan SMS yang sangat panjang... Dan saya sendiri belum menghapus SMS ini, karena bagi saya SMS ini berharga buat saya karena melihat kata-katanya yang indah. SMS ini saya dapatkan pada 13 Februari 2010 pukul 16.28 (Hehehe... saya tahu karena belum saya hapus!)

Isi dari SMS itu adalah :

If one day, you feel crying...
Call me...
I don't promise that I will make you laugh...
But I can cry with you...


If one day, you want run away
Don't be afraid to call me...
I don't promise to ask you to stop...
But I can run with you...

OhBelog!

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites